Itikaf Malam Lailatul Qodar Masjid Habiburahman Bandung

Berburu pahala di 10 hari terakhir ramadan menjadi ibadah tersendiri umat Islam. Mereka mengharapkan malam lailatul qodar dengan cara beritikaf. Salah satu caranya dengan beritikaf di Masjid Habiburrohman PT DI, Bandung, Minggu (26/6/2016), ratusan tenda bak pendaki gunung yang tengah kemping berdiri di masjid. Sekitar 200 tenda memadati pelataran Masjid Raya Habiburrahman, PT Dirgantara Indonesia, Bandung. Tenda-tenda tersebut didirikan oleh jemaah yang hendak beritikaf. Tradisi itu sudah berlangsung sejak lima tahun terakhir. Pengurus DKM Habiburrahman, Nahdludin, mengatakan kegiatan itikaf di masjid ini sudah berlangsung sejak tahun 1998. Namun pendirian tenda selama itikaf baru ada pada 2011.

Tenda-tenda yang kini mengisi setiap sudut pelataran masjid, didirikan oleh jemaah masing-masing. Pihak DKM selaku panitia hanya memfasilitasi tempat untuk mendirikan tenda. Sebelum mendirikan tenda, jemaah harus mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui panitia. Pasalnya, sambung dia, pelataran masjid tidak cukup menampung minat jemaah yang cukup besar untuk beritikaf sambil mendirikan tenda. Setiap tahunnya, Masjid Raya Habiburrahman dapat menampung sekitar 6.000 hingga 7.000 ribu jamaah yang menjalani itikaf. Jumlah itu termasuk jemaah dari ragam kalangan usia mulai dari orang tua, dewasa, remaja hingga anak-anak.

0 thoughts on “Itikaf Malam Lailatul Qodar Masjid Habiburahman Bandung”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: